Browse » Home » All posts
Kerangka karangan merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan digarap, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.
1. Manfaat Kerangka Karangan:
a. Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
b. Untuk menyusun karangan secara teratur. Kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.
c. Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda. Setiap tulisan dikembangkan menuju ke satu klimaks tertentu. Namun sebelum mencapai klimaks dari seluruh karangan itu, terdapat sejumlah bagian yang berbeda-beda kepentingannya terhadap klimaks utama tadi. Tiap bagian juga mempunyai klimaks tersendiri dalam bagiannya. Supaya pembaca dapat terpikat secara terus menerus menuju kepada klimaks utama, maka susunan bagian-bagian harus diatur pula sekian macam sehingga tercapai klimaks yang berbeda-beda yang dapat memikat perhatian pembaca.
d. Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih. Ada kemungkinan suatu bagian perlu dibicarakan dua kali atau lebih, sesuai kebutuhan tiap bagian dari karangan itu. Namun penggarapan suatu topik sampai dua kali atau lebih tidak perlu, karena hal itu hanya akan membawa efek yang tidak menguntungkan; misalnya, bila penulis tidak sadar betul maka pendapatnya mengenai topik yang sama pada bagian terdahulu berbeda dengan yang diutarakan pada bagian kemudian, atau bahkan bertentangan satu sama lain. Hal yang demikian ini tidak dapat diterima. Di pihak lain menggarap suatu topik lebih dari satu kali hanya membuang waktu, tenaga, dan materi. Kalau memang tidak dapat dihindari maka penulis harus menetapkan pada bagian mana topik tadi akan diuraikan, sedangkan di bagian lain cukup dengan menunjuk kepada bagian tadi.
e. Memudahkan penulis mencari materi pembantu. Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangan penulis akan dengan mudah mencari data-data atau fakta-fakta untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya. Atau data dan fakta yang telah dikumpulkan itu akan dipergunakan di bagian mana dalam karangannya itu.
Bila seorang pembaca kelak menghadapi karangan yang telah siap, ia dapat menyusutkan kembali kepada kerangka karangan yang hakekatnya sama dengan apa yang telah dibuat penggarapnya. Dengan penyusutan ini pembaca akan melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum dari karangan itu. Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyelurih, bukan secara terlepas-lepas.
2. Pola Susunan Kerangka Karangan
a. Pola Alamiah Susunan atau pola alamiah adalah suatu urutan unit-unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Sebab itu susunan alamiah dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian utama, yaitu berdasarkan urutan ruang, urutan waktu, dan urutan topik yang ada.
b. Pola Logis Pola logis berdasar urutan:
1) klimaks – anti klimaks
2) umum – khusus
3) sebab – akibat
4) proses
5) dan lain-lain.
3. Macam-macam Kerangka Karangan
a. Berdasar Sifat Rinciannya:
1) Kerangka Karangan Sementara / Non-formal:
a) topiknya tidak kompleks
b) akan segera digarap
2) Kerangka Karangan Formal:
a) topiknya sangat kompleks
b) topiknya sederhana, tetapi tidak segera digarap
4. Syarat Kerangka Karangan yang baik
a. Tesis atau pengungkapan maksud harus jelas.
Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang Jelas. Lalu buatlah tesi atau pengungkapan masksud.
b. Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit tersbut harus dirinci.
c. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar jelas.
d. Harus menggunakan simbol yang konsisten.
Pada dasarnya untuk menyusun karangan dibutuhkan langkah-langkah awal untuk membentuk kebiasaan teratur dan sistematis yang memudahkan kita dalam mengembangkan karangan. kali ini kita coba tinjau terlebih dahulu langkah-langkah menyusun karangan satu per satu.
1. Menentukan tema dan judul
Sebelum anda mau melangkah, yang pertama kali dipikirkan adalah mau kemana kita berjalan? lalu bila menulis, apa yang akan kita tulis? Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan. sedangkan yang dimaksud dengan judul adalah kepala karangan. kalau tema cakupannya lebih besar dan menyangkut pada persoalan yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (penunjuk singkat) isi karangan yang akan ditulis.
Tema sangat terpengaruh terhadap wawasan penulis. semakin banyak penulis membiasakan membaca buku, semakin banyak aktifitas menulis akan memperlancar penulis memperoleh tema. namun, bagi pemula perlu memperhatikan beberapa hal penting agar tema yang diangkat mudah dikembangkan. diantaranya :
a. jangan mengambil tema yang bahasannya terlalu luas.
b. Pilih tema yang kita sukai dan kita yakini dapat kita kembangkan.
c. Pilih tema yang sumber atau bahan-bahannya dapat dengan mudah kita peroleh
Kadang memang dalam menentukan tema tidak selamanya selalu sesuai dengan syarat-syarat diatas. Contohnya ketika lomba mengarang, tema sudah disediakan sebelumnya dan kita hanya bisa memakainya.
Ketika tema sudah didapatkan, perlu diuraikan atau membahas tema menjadi suatu bentuk karangan yang terarah dan sistematis. salah satu caranya dengan menentukan judul karangan. judul yang baik adalah judul yang dapat menyiratkan isi keseluruhan karangan kita.
JUDUL
- Ada dua cara pembatasan topik ? judul karangan
- masalah apa, mengapa, bagaimana, di mana, dan kapan.
- Judul adalah perincian atau penjabaran dari topik.
- Judul lebih spesifik dan sering telah menyiratkan permasalahan atau variabel yang akan dibahas.
- Judul tidak harus sama dengan topik.
- Jika topik sekaligus menjadi judul, biasanya karangan akan bersifat umum dan ruang lingkupnya sangat luas.
- Judul dibuat setelah selesai menggarap tema, sehingga bisa terjamin bahwa judul itu cocok dengan temanya.
- Sebuah judul yang baik akan merangsang perhatian pembaca dan akan cocok dengan temanya.
- Judul hanya menyebut ciri-ciri yang utama atau yang terpenting dari karya itu, sehingga pembaca sudah dapat membayangkan apa yang akan diuraikan dalam karya itu.
- Ada judul yang mengungkapkan maksud pengarang, misalnya dalam sebuah laporan eksposisi, contohnya :
“Suatu Penelitian tentang Korelasi antara Kejahatan Anak-anak dan Tempat Kediaman yang Tidak Memadai”.
Syarat judul yang baik
- harus relevan, judul harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau dengan beberapa bagian yang penting dari tema tersebut.
- judul harus dapat menimbulkan keingintahuan pembaca terhadap isi buku atau karangan.
- harus singkat, tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, tetapi harus berbentuk kata atau rangkaian kata yang singkat. Bila harus membuat judul yang panjang, ciptakanlah judul utama yang singkat dengan judul tambahan yang panjang.
- tidak provokatif.
Judul karangan sedapat-dapatnya :
A. singkat dan padat,
B. menarik perhatian, serta
C. menggambarkan garis besar (inti) pembahasan.
Contoh : Upaya menurunkan risiko bahaya letusan gunung Penanggulangan krisis air di Jakarta
Tujuan perlu dirumuskan dengan gamblang agar jelas apa yang akan dicapai oleh tulisan ini.
Tujuan dapat diungkapkan dengan kata operasional :
- Menanggulangi
- Mengurangi
- Menemukan
- Meningkatkan
- Mengoptimalkan
- Mengevaluasi
- Mengendalikan
2. Mengumpulkan bahan
Sudah punya tujuan, dan mau melangkah, lalu apa bekal anda? sebelum melanjutkan menulis, perlu ada bahan yang menjadi bekal dalam menunjukkan eksistensi tulisan. bagaimana ide, dan inovasi dapat diperhatikan kalau tidak ada hal yang menjadi bahan ide tersebut muncul. buat apa ide muluk-muluk kalau tidak diperlukan. perlu ada dasar bekal dalam melanjutkan penulisan.
Untuk membiasakan, kumpulkanlah kliping-kliping masalah tertentu (biasanya yang menarik penulis) dalam berbagai bidang dengan rapi. hal ini perlu dibiasakan calon penulis agar ketika dibutuhkan dalam tulisan, penulis dapat membuka kembali kliping yang tersimpan sesuai bidangnya. banyak cara memngumpulkannya, masing-masing penulis mempunyai cara masing-masing sesuai juga dengan tujuan tulisannya.
3. menyeleksi bahan
Sudah ada bekal, dan mulai berjalan, tapi bekal mana yang akan dibawa? agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu dipilih bahan-bahan yang sesuai dengan tema pembahasan. polanya melalui klarifikasi tingkat urgensi bahan yang telah dikumpulkan dengan teliti dan sistematis. berikut ini petunjuk-petunjuknya :
1. catat hal penting semampunya.
2. jadikan membaca sebagai kebutuhan.
3. Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah.
4. Membuat kerangka
bekal ada, terpilih lagi, terus melangkah yang mana dulu? perlu kita susun selangkah demi selangkah agar tujuan awal kita dalam menulis tidak hilang atau melebar ditengah jalan. kerangka karangan menguraikan tiap topik atau masalah menjadi beberapa bahasan yang lebih fokus dan terukur.
kerangka karangan belum tentu sama dengan daftar isi, atau uraian per bab. kerangka ini merupakan catatan kecil yang sewaktu-waktu dapat berubah dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.
berikut fungsi kerangka karangan :
a. memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis
b. memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan
c. membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting
tahapan dalam menyusun kerangka karangan :
a. mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan-gagasan yang timbul)
b. mengatur urutan gagasan.
c. memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan subbab
d. membuat kerangka yang terperinci dan lengkap
5. mengembangkan kerangka karangan
proses pengembangan karangan tergantung sepenuhnya pada penguasaan kita terhadap materi yang hendak kita tulis. jika benar-benar memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata
Browse » Home » All posts
TUGAS BAHASA INDONESIA 3
KELOMPOK :
- JAIS MUSTOFA ( 13110702 )
- RAVI VENDRA RISHIKA ( 15110682 )
1. Apa yang pertama kali ada dilayar monitor ketika menggunakan perangkat lunak sistem disebut antarmuka pengguna ( user interface ), yakni layar tampilan yang bisa di kontrol dan berfungsi sebagai jembatan bagi anda untuk berkomunikasi atau berinteraksi dengan komputer. Seperti halnya dashboard yang terdapat di mobil,antarmuka inilah yang memberitahu anda mengenai apa yang sedang terjadi serta memiliki tombol dan switch untuk mengakomodasi keinginan anda.Dari layar tersebut,Anda bisa memilih program aplikasi yang ingin dijalankan atau file data yang hendak dibuka.
2. Scanner atau scanner optic menggunakan alat sensor cahaya(optic) untuk menerjemahkan teks,gambar,foto,dan semacamnya ke dalam bentuk digital. Gambar tersebut kemudian bias di proses oleh computer, ditampilkan di monitor, disimpan pada alat penyimpanan, atau di transmisikan ke computer lain. Scanner telah menjadi awal dunia industry baru yakni electronic imaging, integrasi, dan manipulasi gambar yang dikontrol oleh perangkat lunak dengan menggunakan scanner, kamera digital , dan computer grafis yang canggih.
TUGAS :
1. Tentukan ragam bahasa artikel diatas !
2. Cari diksi( pilihan kata ) dalam bidang Sistem Informasi yang di temukan pada artikel tsb dan jelaskan secara definitif.
3. Temukan kesalahan penalaran,penulisan, dan efektivitas kalimat ( gramatikal kalimat )(jika ada) dan lakukan perbaikan pada kalimat tsb.
4. Temukan kalimat topik dalam artikel diatas dan kembangkan opini kalian dengan topik tsb.
1. Ragam bahasa artikel pertama adalah : Ragam bahasa teknis
Ragam bahasa artikel kedua adalah : Ragam bahasa teknis2. Artikel pertama :
- UI(User Interface) :
Penerjemahan : Antarmuka pengguna
Penerapan : Antarmuka pengguna
-Dashboard :
Penerjemahan : Papan Visualisasi
Penerapan : Tampilan panel pada komputer
- File :
Penerapan :Dokumen
- Switch :
Penerjemahan : Pemidah
Penerapan :Benda yang digunakan untuk melakukan perpindahan sesuatu
Artikel kedua :
- Scanner :
Penerjemahan :Pemindai
Penerapan :Penyaring Gambar
- Optic :
Penerjemahan :Optik
Penerapan :Tampilan
- Electronic Imaging:
Penerjemahan :Elektronik Gambar
Penerapan :Sesuatu yang menggunakan energi listrik dan digunakan untuk pengolahan gambar
- computer :
Penerjemahan :Komputer
Penerapan : Device yangdigunakan untuk pengolahan data
3. Perbaikan kalimat artikel pertama :
- Apa yang pertama kali ada dilayar monitor:
diganti menjadi : "Apa yang pertama tampil pada layar monitor".
- Seperti halnya dashboard yang terdapat di mobil,antarmuka inilah yang memberitahu anda mengenai apa yang sedang terjadi serta memiliki tombol dan switch untuk mengakomodasi keinginan anda : diganti menjadi : "Seperti dashboard yang terdapat di mobil,antar muka ini memberitahu apa yang terjadi serta memiliki tombol dan switch untuk mengakomodasi kengininan anda".
Perbaikan kalimat artikel kedua :
- Gambar tersebut kemudian bias di proses oleh computer, ditampilkan di monitor, disimpan pada alat penyimpanan, atau di transmisikan ke computer lain diganti menjadi : "Gambar kemudian bisa di proses computer, ditampilkan pada monitor dan disimpan pada alat peyimpanan, atau di transimsikan ke computer lain".
4. Artikel pertama :
Topik : Perangkat lunak sistem disebut antarmuka pengguna ( user interface )
Opini : Antarmuka atau user interface sangat di perlukan dalam interaksi antara manusia dengan komputer, dan erat kaitannya dengan grafis oleh karena itu UI sebisa mungkin ditampilkan sangat menarik.
Artikel Kedua :
Topik : Scanner atau scanner optic menggunakan alat sensor cahaya(optic)
Opini : Scanner dewasa ini banyak digunakan dalam dunia image processing karena sangat membantu dalam pengolahan gambar.
Labels:
aktifitas,
bahasa indonesia,
gunadarma,
istilah,
istilah teknologi,
it,
penelitian,
ravi,
teknologi,
tugas kelompok,
universitas,
vendra
Browse » Home » All posts
Tugas Bahasa Indonesia 2 (KELOMPOK)
Kelompok :
- JAIS MUSTOFA (13110702)
- RAVI VENDRA RISHIKA (15110682)
Penelitian Singkong Transgenik untuk Lahan Kering Mulai Digalakkan
Sejumlah penelitian rekayasa genetika tanaman pangan dalam menyiasati perubahan iklim yang lebih kering di masa depan sudah mulai dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, misalnya pada tanaman ubi kayu/singkong (Mannihot esculenta).
"Misalnya gen penyandi phytoenesynthase (Psy) yang terlibat dalam biosintesis beta karoten pada ubi kayu sudah diidentifikasi dan sudah di-sequence untuk konfirmasinya," kata peneliti pada puslit Biotekologi LIPI Prof Dr. Enny Sudarmonowati yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor riset oleh LIPI di Jakarta, Senin (24/10).
Gen yang diperoleh ini akan diintroduksi kembali ke tanaman ubi kayu melalui transformasi genetik yang tekniknya telah dikuasai sehingga diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan di masa datang, ujar Enny. Beta karoten yang diduga berkorelasi dengan ketahanan terhadap kekeringan, ujarnya, sudah bisa ditingkatkan dalam penelitian tersebut.
Upaya menghasilkan ubi kayu yang mengandung kadar amilosa lebih tinggi juga sedang dilakukan, ujar Enny , bahkan upaya untuk menghasilkan ubi kayu dengan amilosa lebih rendah sudah sampai di lapang uji terbatas hingga generasi kelima dan merupakan riset ubi kayu transgenik pertama di dunia untuk varietas Indonesia.
Amilosa merupakan komponen pati selain amilopektin yang komposisinya secara alami adalah 20 persen untuk amilosa dan 80 persen untuk amilopektin. "Amilosa jika dikurangi persentasenya akan semakin baik bagi pengolahan pada industri kertas dan tekstil karena pengolahannya menjadi lebih mudah. Di LIPI sudah terbukti kandungan amilosanya bisa dikurangi jadi hanya dua hingga tiga persen dari yang alaminya 20 persen dengan cara transgenik ini," katanya.
Sedangkan kadar amilosa tinggi (amilopektin rendah) diperlukan untuk industri pangan, khususnya makanan bagi orang yang memiliki masalah dengan pencernaan dan untuk obat-obatan pada industri farmasi, tambahnya.
Penelitian bioteknologi untuk pasca panen ubi kayu menurut dia juga sudah dilakukan, seperti untuk meningkatkan masa simpannya setelah panen dari lima hari ditingkatkan menjadi 12 hari. Selain itu biofortifikasi (menambahkan zat gizi pada tanaman) juga sudah dilakukan terhadap singkong ini seperti memasukkan zat besi dan seng, tambah Enny (Opi).
DIKSI ( PILIHAN KATA ) :
1.Transformasi : Perpindahan
Penelitian Singkong Transgenik untuk Lahan Kering Mulai Digalakkan
Sejumlah penelitian rekayasa genetika tanaman pangan dalam menyiasati perubahan iklim yang lebih kering di masa depan sudah mulai dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, misalnya pada tanaman ubi kayu/singkong (Mannihot esculenta).
"Misalnya gen penyandi phytoenesynthase (Psy) yang terlibat dalam biosintesis beta karoten pada ubi kayu sudah diidentifikasi dan sudah di-sequence untuk konfirmasinya," kata peneliti pada puslit Biotekologi LIPI Prof Dr. Enny Sudarmonowati yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor riset oleh LIPI di Jakarta, Senin (24/10).
Gen yang diperoleh ini akan diintroduksi kembali ke tanaman ubi kayu melalui transformasi genetik yang tekniknya telah dikuasai sehingga diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan di masa datang, ujar Enny. Beta karoten yang diduga berkorelasi dengan ketahanan terhadap kekeringan, ujarnya, sudah bisa ditingkatkan dalam penelitian tersebut.
Upaya menghasilkan ubi kayu yang mengandung kadar amilosa lebih tinggi juga sedang dilakukan, ujar Enny , bahkan upaya untuk menghasilkan ubi kayu dengan amilosa lebih rendah sudah sampai di lapang uji terbatas hingga generasi kelima dan merupakan riset ubi kayu transgenik pertama di dunia untuk varietas Indonesia.
Amilosa merupakan komponen pati selain amilopektin yang komposisinya secara alami adalah 20 persen untuk amilosa dan 80 persen untuk amilopektin. "Amilosa jika dikurangi persentasenya akan semakin baik bagi pengolahan pada industri kertas dan tekstil karena pengolahannya menjadi lebih mudah. Di LIPI sudah terbukti kandungan amilosanya bisa dikurangi jadi hanya dua hingga tiga persen dari yang alaminya 20 persen dengan cara transgenik ini," katanya.
Sedangkan kadar amilosa tinggi (amilopektin rendah) diperlukan untuk industri pangan, khususnya makanan bagi orang yang memiliki masalah dengan pencernaan dan untuk obat-obatan pada industri farmasi, tambahnya.
Penelitian bioteknologi untuk pasca panen ubi kayu menurut dia juga sudah dilakukan, seperti untuk meningkatkan masa simpannya setelah panen dari lima hari ditingkatkan menjadi 12 hari. Selain itu biofortifikasi (menambahkan zat gizi pada tanaman) juga sudah dilakukan terhadap singkong ini seperti memasukkan zat besi dan seng, tambah Enny (Opi).
DIKSI ( PILIHAN KATA ) :
1.Transformasi : Perpindahan
2.Transgenik : Perpidahan gen
3.pasca : Setelah
KELEBIHAN :
Pemilihan kata sudah cukup tepat karena dalam pembuatan artikel disertakan juga sumber dari pakar dan mampu menganalisa untuk masa depan.
KEKURANGAN :
Ada beberapa kalimat yang rancu, seperti pada paragraf 1 yang akan berpindah ke paragraf 2 pembaca akan bingung karena membaca kata misalnya 2 kali.
Untuk kata ilmiah tidak semua di cantumkan arti dan makna dari kata tersebut sehingga orang awam yang membaca akan bingung.
SARAN :
Untuk lebih mempermudah pembaca dalam memahami kata ilmiah seharusnya penulis memberikan maksud dari kata tersebut.
Referensi : http://www.bulog.co.id/berita/37/1773/10/5/2010/Penelitian-Singkong-Transgenik-untuk-Lahan-Kering-Mulai-Digalakkan.html
KELEBIHAN :
Pemilihan kata sudah cukup tepat karena dalam pembuatan artikel disertakan juga sumber dari pakar dan mampu menganalisa untuk masa depan.
KEKURANGAN :
Ada beberapa kalimat yang rancu, seperti pada paragraf 1 yang akan berpindah ke paragraf 2 pembaca akan bingung karena membaca kata misalnya 2 kali.
Untuk kata ilmiah tidak semua di cantumkan arti dan makna dari kata tersebut sehingga orang awam yang membaca akan bingung.
SARAN :
Untuk lebih mempermudah pembaca dalam memahami kata ilmiah seharusnya penulis memberikan maksud dari kata tersebut.
Referensi : http://www.bulog.co.id/berita/37/1773/10/5/2010/Penelitian-Singkong-Transgenik-untuk-Lahan-Kering-Mulai-Digalakkan.html
Labels:
bahasa indonesia,
gunadarma,
istilah,
istilah teknologi,
kering,
lahan,
lahan kering,
penelitian,
ravi,
singkong,
terjemahan,
tugas,
tugas kelompok,
universitas,
vendra
Location:
Depok, Indonesia
Browse » Home » All posts
Authentication
Suatu proses untuk
menentukan kumpulan data atau informasi valid atau berhak untuk melakukan suatu
akses ke sebuah struktur yang memerlukan validasi, dan dibutuhkan untuk
menghindari sebuah fraud ataupun hal-hal yang tidak diinginkan dari akses yang
tidak berhak.
Penerjemahan : Pembuktian keaslian
Penyerapan : Hak akses
Backup
Penerjemahan : Pembuktian keaslian
Penyerapan : Hak akses
Backup
Suatu proses untuk
menyalin sebuah atau kumpulan data, baik di tempat (peripheral) yang sama
ataupun berbeda, yang bertujuan jika data utama terjadi kesalahan ataupun
hilang (yang tidak diinginkan) maka masih terdapat data salinan yang dapat
digunakan.
Penerjemahan : Cadangan
Penyerapan : Menopang
Bandwidth
Penerjemahan : Cadangan
Penyerapan : Menopang
Bandwidth
Lebar data yang
digunakan untuk transfer data antar computer, baik melalui intranet ataupun
internet. Biasanya dihitung dalam satuan kbps (kilobit per second) atau Mbps
(Megabit per second).
Penerjemahan : Frekuensi
Penyerapan : Ukuran
Blueprint
Penerjemahan : Frekuensi
Penyerapan : Ukuran
Blueprint
Sinonim dari CETAK BIRU,
istilah yang digunakan untuk membuat desain dasar dari sebuah system yang akan
dibuat, dapat disebut pula sebagai Mock Up.
Penerjemahan : Rancangan / Merencanakan
Penyerapan : Rumusan
Penerjemahan : Rancangan / Merencanakan
Penyerapan : Rumusan
Boot
Proses dimana komputer
dalam kondisi dinyalakan hingga siap digunakan.
Penerjemahan : Memuat
Penerjemahan : Memuat
Penyerapan : Menjalankan
Booting
Proses dimana komputer dalam kondisi dinyalakan hingga siap digunakan.
Penerjemahan : Proses memuat
Penyerapan : Proses menjalankan
Broadcast
Pengiriman pesan atau data yang identik untuk banyak orang dalam waktu yang bersamaan.
Penerjemahan : Penyiaran
Penyerapan : Proses penyebaran
Bug
Booting
Proses dimana komputer dalam kondisi dinyalakan hingga siap digunakan.
Penerjemahan : Proses memuat
Penyerapan : Proses menjalankan
Broadcast
Pengiriman pesan atau data yang identik untuk banyak orang dalam waktu yang bersamaan.
Penerjemahan : Penyiaran
Penyerapan : Proses penyebaran
Bug
Gangguan dalam sebuah
system.
Penerjemahan : Kesalahan
Penyerapan : Kegagalan
Built in
Istilah dimana sebuah device langsung terintegrasi dalam sebuah system, biasanya digunakan di dalam istilah komputer.
Penerjemahan : Dibangun dalam
Penyerapannya : Yang didirikan pada
Chip
Kepingan device yang berfungsi untuk menyusun sebuah struktur system komputer.
Penerjemahan : Keping
Penyerapan : Keping
Client
Pihak (device) yang hanya bisa mengakses dan menerima data dari pusat (server), tanpa ada privilege untuk mengatur, me-manage, dll.
Penerjemahan : Kesalahan
Penyerapan : Kegagalan
Built in
Istilah dimana sebuah device langsung terintegrasi dalam sebuah system, biasanya digunakan di dalam istilah komputer.
Penerjemahan : Dibangun dalam
Penyerapannya : Yang didirikan pada
Chip
Kepingan device yang berfungsi untuk menyusun sebuah struktur system komputer.
Penerjemahan : Keping
Penyerapan : Keping
Client
Pihak (device) yang hanya bisa mengakses dan menerima data dari pusat (server), tanpa ada privilege untuk mengatur, me-manage, dll.
Penerjemahan : Pelanggan
Penyerapan :
Coding
Proses membuat program dengan kode-kode bahasa pemrograman.
Penyerapan :
Coding
Proses membuat program dengan kode-kode bahasa pemrograman.
Penerjemahan : Persandian
Penyerapan : Pemrograman
Compiler
Bagian dari sebuah system yang bertugas untuk menterjemahkan dari bahasa pemrograman (yang dimengerti oleh manusia) ke dalam bahasa mesin.
Penerjemahan : Penyusun
Penyerapan : Penerjemah code
Console
Bagian dari sebuah system operasi (terutama berbasis UNIX) berbasis teks, dimana tidak ada antarmuka grafis untuk melakukan akses atau manajemen system.
Penerjemahan : Hiburan
Penyerapan : Fitur hiburan
Database
Kumpulan data yang terpusat dan dapat diakses sesuai konfigurasi yang telah diset.
Penerjemahan : Rupa Huruf
Penyerapan : Karakteristik huruf
Delay
Sebuah jarak (rentang) waktu) dimana sebuah system tidak menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang diestimasikan (sebagaimana mestinya).
Penerjemahan : Tunda
Penyerapan : Tenggang waktu
Developer
Orang-orang yang membangun sebuah system.
Penerjemahan : Pengembang
Penyerapan : Pengembang
Download
Proses mengunduh data dari pusat (server) ke dalam komputer local.
Penerjemahan : Unduh
Penyerapan : Mengambil
Penyerapan : Pemrograman
Compiler
Bagian dari sebuah system yang bertugas untuk menterjemahkan dari bahasa pemrograman (yang dimengerti oleh manusia) ke dalam bahasa mesin.
Penerjemahan : Penyusun
Penyerapan : Penerjemah code
Console
Bagian dari sebuah system operasi (terutama berbasis UNIX) berbasis teks, dimana tidak ada antarmuka grafis untuk melakukan akses atau manajemen system.
Penerjemahan : Hiburan
Penyerapan : Fitur hiburan
Database
Kumpulan data yang terpusat dan dapat diakses sesuai konfigurasi yang telah diset.
Penerjemahan : Rupa Huruf
Penyerapan : Karakteristik huruf
Delay
Sebuah jarak (rentang) waktu) dimana sebuah system tidak menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang diestimasikan (sebagaimana mestinya).
Penerjemahan : Tunda
Penyerapan : Tenggang waktu
Developer
Orang-orang yang membangun sebuah system.
Penerjemahan : Pengembang
Penyerapan : Pengembang
Download
Proses mengunduh data dari pusat (server) ke dalam komputer local.
Penerjemahan : Unduh
Penyerapan : Mengambil
Driver
Aplikasi-aplikasi yang mendukung device untuk berfungsi sebagaimana mestinya.
Penerjemahan : Penggerak
Penyerapan : Pemacu
Ecommerce
Singkatan dari Electronic Commerce, adalah sebuah system untuk berjualan dengan memanfaatkan dunia maya (internet) sebagai pasarnya dan user (manusia yang menjalankan komputer) sebagai sasaran pasar.
Penerjemahan : Perdagangan elektronik
Penyerapan : Perdagangan online
Email
Singkatan dari Electronic Mail, adalah surat elektronik yang dikirim melalui jaringan komputer dan diterima oleh alamat email tujuan.
Penerjemahan : Surat elektronik
Penyerapan : Surat elektronik
Aplikasi-aplikasi yang mendukung device untuk berfungsi sebagaimana mestinya.
Penerjemahan : Penggerak
Penyerapan : Pemacu
Ecommerce
Singkatan dari Electronic Commerce, adalah sebuah system untuk berjualan dengan memanfaatkan dunia maya (internet) sebagai pasarnya dan user (manusia yang menjalankan komputer) sebagai sasaran pasar.
Penerjemahan : Perdagangan elektronik
Penyerapan : Perdagangan online
Singkatan dari Electronic Mail, adalah surat elektronik yang dikirim melalui jaringan komputer dan diterima oleh alamat email tujuan.
Penerjemahan : Surat elektronik
Penyerapan : Surat elektronik
Email address
Alamat Email yang berfungsi untuk mengirimkan dan menerima email.
Penerjemahan : Alamat surat
Penyerapan : Alamat surat
Error
Gangguan pada sebuah system.
Penerjemahan : Penyimpangan
Penyerapan : Kesalahan
File
Satuan berkas data paling sederhana yang memuat informasi yang dibutuhkan pengguna.
Penerjemahan : Berkas
Penyerapan : Dokumen
Alamat Email yang berfungsi untuk mengirimkan dan menerima email.
Penerjemahan : Alamat surat
Penyerapan : Alamat surat
Error
Gangguan pada sebuah system.
Penerjemahan : Penyimpangan
Penyerapan : Kesalahan
File
Satuan berkas data paling sederhana yang memuat informasi yang dibutuhkan pengguna.
Penerjemahan : Berkas
Penyerapan : Dokumen
Firewall
Sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai Tembok Api, atau perlindungan dari serangan dari luar yang tidak diinginkan. Aplikasi ini paling banyak digunakan di sebuah system yang memang memiliki data dengan tingkat privatisasi atau membutuhkan keamanan tinggi.
Penerjemahan : Dinding api
Penyerapan : Sistem pengatur jaringan
Sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai Tembok Api, atau perlindungan dari serangan dari luar yang tidak diinginkan. Aplikasi ini paling banyak digunakan di sebuah system yang memang memiliki data dengan tingkat privatisasi atau membutuhkan keamanan tinggi.
Penerjemahan : Dinding api
Penyerapan : Sistem pengatur jaringan
Folder
Satuan berkas data yang lebih tinggi dari File, dimana merupakan kumpulan dari beberapa file yang menjadi satu.
Penerjemahan : Map
Penyerapan : Tempat arsip
Satuan berkas data yang lebih tinggi dari File, dimana merupakan kumpulan dari beberapa file yang menjadi satu.
Penerjemahan : Map
Penyerapan : Tempat arsip
Font
Jenis huruf yang digunakan pada system.
Penerjemahan : Rupa Huruf
Penyerapan : Karakteristik huruf
Jenis huruf yang digunakan pada system.
Penerjemahan : Rupa Huruf
Penyerapan : Karakteristik huruf
Freeware
Aplikasi-aplikasi yang bersifat bebas untuk digunakan, bebas untuk dikembangkan, bebas untuk disebarkan dan tidak dipungut biaya dalam penggunaannya.
Penerjemahan : Bebas pakai
Penyerapan : Software bebas pakai
Aplikasi-aplikasi yang bersifat bebas untuk digunakan, bebas untuk dikembangkan, bebas untuk disebarkan dan tidak dipungut biaya dalam penggunaannya.
Penerjemahan : Bebas pakai
Penyerapan : Software bebas pakai
Hacker
Orang atau oknum yang
melakukan akses ke dalam sistem tanpa hak yang semestinya dan berusaha untuk
menunjukkan lubang system tersebut pada administrator system untuk segera
memperbaikinya (bedakan dengan Cracker).
Penerjemahan : Peretas
Penyerapan :
Hard disk
Kepingan cakram optik yang berfungsi untuk menyimpan data dalam jumlah besar dan bersifat non-volatile (tidak hilang meskipun suplai listrik dimatikan).
Penerjemahan : Peranti keras
Penyerapan : Piringan magnetis
Kepingan cakram optik yang berfungsi untuk menyimpan data dalam jumlah besar dan bersifat non-volatile (tidak hilang meskipun suplai listrik dimatikan).
Penerjemahan : Peranti keras
Penyerapan : Piringan magnetis
Hardware
Perangkat keras pada sebuah system komputer.
Penerjemahan : Perangkat keras
Penyerapan : Fisik komputer
Perangkat keras pada sebuah system komputer.
Penerjemahan : Perangkat keras
Penyerapan : Fisik komputer
Installer
Aplikasi-aplikasi dasar yang digunakan untuk instalasi program di system komputer.
Penerjemahan : Pemasang
Penyerapan : Pemasang
Aplikasi-aplikasi dasar yang digunakan untuk instalasi program di system komputer.
Penerjemahan : Pemasang
Penyerapan : Pemasang
Interface
Antarmuka untuk pengguna komputer.
Penerjemahan : Pemasang
Penyerapan : Pemasang
Antarmuka untuk pengguna komputer.
Penerjemahan : Pemasang
Penyerapan : Pemasang
Keyboard
Perangkat input data dalam sebuah system komputer yang terdiri dari kumpulan tuts yang ditekan untuk input data (sesuai tuts yang ditekan).
Penerjemahan : Antar muka
Penyerapan : Sistem input-output
Perangkat input data dalam sebuah system komputer yang terdiri dari kumpulan tuts yang ditekan untuk input data (sesuai tuts yang ditekan).
Penerjemahan : Antar muka
Penyerapan : Sistem input-output
Loading
Waktu dimana komputer memanggil program yang dibutuhkan.
Penerjemahan : Pemuatan
Penyerapan :
Waktu dimana komputer memanggil program yang dibutuhkan.
Penerjemahan : Pemuatan
Penyerapan :
Masterplan
Rencana untuk pembangunan sebuah system komputer ke depan.
Penerjemahan : Pola induk
Penyerapan : Rencana utama
Rencana untuk pembangunan sebuah system komputer ke depan.
Penerjemahan : Pola induk
Penyerapan : Rencana utama
Node
Pihak-pihak yang mengakses system komputer.
Pihak-pihak yang mengakses system komputer.
Optical mouse
Perangkat input data yang berbentuk mirip tikus, yang berfungsi sebagai alat bantu input yang digunakan dengan menggeser dan mengklik tombol yang ada.
Penerjemahan : Simpul
Penyerapan : Titik persambungan
Recovery
Proses pemulihan data dari kerrusakan atau kehilangan data.
Penerjemahan : Pemulihan
Penyerapan : Perawatan
Scanner
Perangkat input data yang berbentuk mirip tikus, yang berfungsi sebagai alat bantu input yang digunakan dengan menggeser dan mengklik tombol yang ada.
Penerjemahan : Simpul
Penyerapan : Titik persambungan
Recovery
Proses pemulihan data dari kerrusakan atau kehilangan data.
Penerjemahan : Pemulihan
Penyerapan : Perawatan
Scanner
Alat yang berfungsi
untuk melakukan scan (penyalinan) dari data yang beberntuk hardcopy (Paper)
menjadi Softcopy (Paperless)
Penerjemahan : Pemindai
Penyerapan : Penyaring gambar
Penerjemahan : Pemindai
Penyerapan : Penyaring gambar
Web browser
Aplikasi yang berfungsi untuk melakukan akses situs di internet atau intranet.Pen
erjemahan : Penjelajah web
Penyerapan : Program untuk menjelajahi internet
Aplikasi yang berfungsi untuk melakukan akses situs di internet atau intranet.Pen
erjemahan : Penjelajah web
Penyerapan : Program untuk menjelajahi internet
Wireless
Sebuah system komputer yang dimana antar node tidak dihubungkan melalui kabel, melainkan melalui jaringan tanpa kabel (Inframerah, Bluetooth, Microwave, WIMAX)
Penerjemahan : nirkabel
Penyerapan : Koneksi tanpa kabel
Workstation
Sebuah system komputer yang dimana antar node tidak dihubungkan melalui kabel, melainkan melalui jaringan tanpa kabel (Inframerah, Bluetooth, Microwave, WIMAX)
Penerjemahan : nirkabel
Penyerapan : Koneksi tanpa kabel
Workstation
Komputer yang berfungsi
sebagai client
Penerjemahan : sStasiun kerja
Penyerapan : Sisem operasi antar muka grafis.
Penerjemahan : sStasiun kerja
Penyerapan : Sisem operasi antar muka grafis.
Labels:
aktifitas,
bahasa indonesia,
gunadarma,
istilah,
istilah teknologi,
it,
ravi,
serapan,
teknologi,
terjemahan,
tips,
trik,
tugas,
universitas,
vendra
Subscribe to:
Posts (Atom)
